tulakan.desa.id-Pada hari Senin tanggal (06/11/2023) pukul 08.00 Wib bertempat di kantor Desa Kuniran kembali pemerintah menyalurkan bantuan pangan untuk keluarga rawan stunting (KRS). Bersama-bersama dengan warga Desa Kuniran sebanyak 130 KRS Desa Tulakan kembali di undang untuk menerima bantuan pangan cadangan berupa telur dan daging ayam negeri.
Tujuan dari penyaluran bantuan pangan tersebut adalah untuk mengurangi tingkat stunting di desa, dimana sasarannya adalah balita. Tanda-tanda stunting dapat dilihat melalui fisik balita yang berupa lambatnya pertumbuhan fisik, berat badan tidak naik bahkan cenderung menurun, kemampuan fokus dan memori belajarnya tidak baik dan anak cenderung lambat atau tidak aktif.
Dalam jangka panjang stunting dapat membahayakan tubuh kembang pada anak bila tidak segera diatasi atau di cegah, dampak stunting dalam jangka panjang antara lain kesulitan belajar, penyakit jantung dan pembuluh darah, perkembangan kognitif menurun, daya tahan tubuh melemah sehingga mudah tertular penyakit.
Dalam pencegahan stunting diperlukan pendataan kepada keluarga yang kedapatan tanda-tanda stunting seperti diatas, hal ini dapat di lakukan dengan sosialisasi kepada kader posyandu di desa dan berkerjasama bersama pelayanan kesehatan seperti Puskesmas dan bidan desa setempat.