tulakan.desa.id-Tradisi yasinan memang perlu di lestarikan karena merupakan salah satu kearifan lokal yang memiliki nilai-nilai kebaikan. Yasinan juga merupakan wadah untuk mempererat silaturahmi antar warga, mempererat hubungan sosial, meningkatkan keimanan dan memperkuat fondasi agama. Selain itu dapat juga dijadikan untuk media dakwah islam sebagai pengingat bahwa hidup di dunia tidak selamanya dengan mengirim doa kepada leluhur yang telah mendahului menghadap Tuhan yang maha kuasa.
Di Desa Tulakan tradisi ini masih berjalan dengan baik. Hampir setiap malam Jumat di setiap RT mengadakan acara Yasinan tersebut. Didalam pelaksanaan yasinan rutinan tersebut biasanya juga di adakan infak dan shodaqohan ala kadarnya oleh yang berketempatan.
Tradisi yasinan juga di jadikan sarana rembuk warga yang selama satu minggu sibuk dengan urusan masing-masing, biasanya di pedesaan seperti Desa Tulakan para jamaahnya kebanyakan adalah pekerja pertanian. Jadi setelah acara Yasinan obrolan mereka seputar pertanian dan peternakan. Mereka saling menceritakan tanaman dan ternak yang mereka punya. Semoga tradisi kearifan lokal ini dapat terjaga dilingkungan Desa Tulakan di tengah gempuran tehnologi yang semakin canggih, agar tradisi kumpulan dan silaturahmi antar warga yang memang menjadi simbol dari tradisi orang timur dapat terjaga dan lestari.