Tulakan.desa.id-Bertepatan dengan malam 17 Ramadhan bertempat di masjid Al-Muttaqin Dusun Bayem Desa Tulakan Kecamatan Sine diadakan acara memperingati malam Nuzulul Qur'an.
Acara dimulai dengan kultum singkat menjelang berbuka puasa oleh takmir masjid dilanjutkan dengan berbuka bersama dan sholat magrib berjamaah. Kemudian malamnya sholat Isyak dan tarawih berjamaah dilanjutkan ceramah peringatan Nuzulul Qur'an oleh Ustadz Johan. Dalam ceramahnya ia menerangkan kembali tentang apa itu malam Nuzulul Qur'an, Nuzulul Qur'an adalah peristiwa turunnya Wahyu Al-Qur'an yang pertama kali dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw di gua Hira melalui malaikat Jibril.
Suatu malam disaat Nabi Muhammad sedang tertidur di dalam gua Hira datang malaikat Jibril membawa Wahyu pertama dari Al-Qur'an seraya berkata kepada Nabi Muhammad "Iqra (Bacalah)" dengan terkejut Muhammad menjawab "Saya tidak bisa membaca". Malaikat Jibril kemudian mendekap Muhammad sampai sesak nafas kemudian melepaskannya sembari berkata, "bacalah" mendengar ini Muhammad menjawab "Apa yang akan saya baca?" Jibril kemudian mendekap dan berkata "Bacalah! Dengan nama Tuhanmu yang menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah dan Tuhanmu maha pemurah. Yang mengajarkan dengan pena. Mengajarkan kepada manusia apa yang belum pernah diketahuinya" dan itulah Wahyu Al-Qur'an pertama surat Al-Alaq surat 1 sampai 5.
Peristiwa Nuzulul Qur'an merupakan tanda diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul Allah SWT. Disamping itu kitap suci Al-Qur'an menjadi mukjizat terbesar bagi Nabi Muhammad SAW. Sejarah Nuzulul Qur'an diperingati setiap malam 17 Ramadhan. Itulah sejarah singkat tentang malam Nuzulul Qur'an.