tulakan.desa.id-Musim penghujan telah tiba dan pada masa deras-derasnya. Hampir setiap hari turun hujan di berbagai daerah. Begitu juga di Desa Tulakan hampir setiap hari turun hujan dan mengakibatkan beberapa masalah diantaranya meluapnya air kali yang merendam persawahan petani yang hampir panen, rusaknya jalan akibat tergerus arus air dan yang lebih harus diwaspadai adalah meningkatnya populasi nyamuk akibat dari banyaknya genangan air.
Pemerintah Desa Tulakan melalui group desa menghimbau kepada warga desa untuk mewaspadai dan mencegah terjadinya penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.l, dimana nyamuk ini suka berkembang biak di genangan air yang bersih.
Gejala awal terjangkit demam berdarah ini adalah setelah masa inkubasi setelah di gigit nyamuk Aedes aegypti sekitar 4-10 hari tandanya adalah terjadi demam dan timbul bintik-bintik merah dibadan terutama punggung dan disertai sakit kepala, mual dan muntah, sakit di area mata dan timbul ruam. Segera setelah timbul gejala diatas maka secepatnya penderita harus segera mendapatkan pertolongan medis.
Himbaun Kepala Desa Tulakan agar masyarakat Desa Tulakan rajin bekerja bakti menjaga lingkungan agar bebas dari genagan air antara lain melancarkan saluran air, mengubur botol atau wadah bekas yang bisa menampung air, sering mengutas bak mandi, sering mengganti wadah air minum ternak danbyang jarang di ketahui oleh warga yang habis menebang pohon bambu pasti meninggalkan ruas bambu yang bisa menampung air. Disarankan warga untuk mendapatkan Abate untuk di tabur di tempat air agar jentik nyamuk Aedes aegypti mati.